Polsek Ketungau Hulu melakukan ground check terhadap empat titik hotspot yang terpantau di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang. Dari hasil pengecekan, seluruh titik api yang didatangi petugas telah dalam kondisi padam.
Pengecekan dilaksanakan pada Rabu (7/10/2026) mulai sekitar pukul 10.22 WIB. Empat titik yang diverifikasi merupakan hotspot dengan tingkat kepercayaan medium berdasarkan pemantauan satelit NASA-NOAA20.
Tiga titik berada di Desa Sungai Pisau, sedangkan satu titik lainnya berada di Desa Muakan Petinggi, Kecamatan Ketungau Hulu.
Di Desa Sungai Pisau, titik pertama berada pada koordinat 0.82657, 111.07331 dengan luas lahan terbakar diperkirakan sekitar 0,6 hektare. Titik kedua berada pada koordinat 0.832, 111.07247 dengan luas sekitar 0,8 hektare, sementara titik ketiga berada pada koordinat 0.83255, 111.07594 dengan luas sekitar 0,7 hektare.
Sementara itu, titik keempat di Desa Muakan Petinggi berada pada koordinat 0.91355, 110.90835 dengan luas lahan terbakar diperkirakan sekitar 0,9 hektare. Dengan demikian, total luas lahan yang terdampak pada empat titik tersebut diperkirakan mencapai 3 hektare.
Kegiatan ground check dilakukan oleh personel Polsek Ketungau Hulu yang terdiri dari Aiptu Okta Plaza, Briptu Taruna Kusumayadi, Briptu Afuel dan Briptu Susanto.
Berdasarkan hasil pengecekan, lokasi yang terdampak merupakan lahan dengan jenis tanah mineral dan vegetasi berupa semak belukar. Tidak terdapat konsentrasi penduduk di sekitar titik yang diverifikasi, sementara pemilik lahan belum diketahui.
Petugas melakukan penyisiran di sekitar titik hotspot hingga radius sekitar satu kilometer untuk memastikan kondisi lapangan. Dari empat titik yang dapat dijangkau, seluruhnya ditemukan dalam kondisi api telah padam saat petugas tiba.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai pembakaran lahan secara terbatas dan terkendali serta pentingnya melakukan pencegahan dini terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Selain empat titik yang berhasil diverifikasi, masih terdapat sembilan titik hotspot lainnya yang belum dapat dijangkau oleh petugas karena kondisi dan akses menuju lokasi.
Polsek Ketungau Hulu terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik hotspot sebagai langkah deteksi dan penanganan dini Karhutla, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran yang dapat meluas.